Dari De Bruyne Hingga Milinkovic-Savic: Senjata Baru Conte Lawan Kutukan Juara

Dari De Bruyne Hingga Milinkovic-Savic: Senjata Baru Conte Lawan Kutukan Juara

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menghadapi tantangan terberat untuk mempertahankan Scudetto musim 2025/2026, terlebih setelah merekrut nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne dan Banja Milinkovic‑Savic sebagai amunisi baru.

Conte Ubah Napoli Tanpa Bintang Lama

Kesuksesan musim sebelumnya, yang sangat ditopang oleh Victor Osimhen dan Khvicha Kvaratskhelia, kini tinggal nostalgia. Osimhen memilih hengkang di bursa transfer musim panas, sementara Kvaratskhelia telah berpindah ke Paris Saint-Germain pada Januari. Meskipun begitu, kondisi kehilangan dua pemain andalan tersebut justru memperlihatkan kualitas sejati Conte sebagai arsitek dibalik kesuksesan Napoli. Ia berhasil mencetak transformasi mengesankan—contohnya meningkatkan performa Scott McTominay—bukti bahwa Conte bisa mengeluarkan potensi maksimal seorang pemain. Konsistensi Napoli di tengah dominasi Inter, disertai lemahnya perlawanan dari Milan dan Juventus, serta kondisi fisik rival yang terbagi di berbagai kompetisi besar, turut memperkuat posisi “I Partenopei” di puncak klasemen.

Loyal pada Pemain Lama, Disokong Rekrutan Besar

Filosofi Conte tetap: penuh kepercayaan kepada pemain yang telah ia kenal. Romelu Lukaku kembali menjadi tumpuan di lini depan, dan Conte berhasil mengoptimalkan kemampuannya tanpa perlu investasi besar di awal. Namun musim ini, tekanan untuk mempertahankan gelar mendorong langkah agresif di pasar transfer. Conte mendapat dukungan penuh dari presiden Aurelio De Laurentiis dalam memperkuat tim. Nama-nama besar pun berdatangan: Kevin De Bruyne direkrut dari Manchester City, sementara Noah Lang dan Banja Milinkovic‑Savic juga memperkuat kedalaman skuad. Napoli bahkan masih dikaitkan dengan potensi kedatangan Miguel Gutierrez.

Kutukan Conte dan Tantangan Baru

Catatan sejarah menunjukkan bahwa sejak mengakhiri era Juventus, Conte belum berhasil mempertahankan gelar liga bersama klub lainnya—baik di Inter Milan maupun Chelsea—semuanya berakhir dengan kegagalan. Sekarang, dengan Napoli, obsesi mempertahankan Scudetto menjadi ujian besar baginya. Serie A musim 2025/2026 akan menjadi panggung utama untuk membuktikan apakah Conte mampu memecahkan “kutukan juara” dan menjaga Napoli tetap berjaya selama dua musim berturut‑turut.


Ringkasan Utama

  • Strategi Conte: Mengandalkan loyalitas kepada pemain yang dikenalnya plus mengintegrasikan bintang baru seperti De Bruyne dan Milinkovic-Savic.

  • Tantangan Berat: Kehilangan Osimhen dan Kvaratskhelia; Tekanan tinggi untuk mempertahankan gelar.

  • “Kutukan Juara”: Conte belum pernah mempertahankan liga pasca-Juventus—uji besar menanti di Napoli.


Baca Juga: Lewandowski Beri Nasihat Penting untuk Yamal di Barcelona